DISKUSI RUTIN MAGISTER PBA PUTARAN 3

Diskusi Rutin Bulanan Putaran Ketiga Magister PBA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Integratif-Interkonektif Sebagai Basis Berpikir, Berkarya, dan Bertindak.

Jeda pergantian semester (baca: liburan) tidak menyurutkan semangat para dosen dan mahasiswa Magister PBA dalam melanjutkan diskusi ketiga yang diselenggarakan pada Jumat, 30 Juli 2021. Diskusi siang itu bertemakan “Basis Metodologi Berpikir Integratif-Interkonektif” dimana Dr. H. Maksudin, M. Ag, Dosen Magister PBA yang bertindak selaku pembicara menyampaikan pemikiran beliau tentang model mazhab UIN Sunan Kalijaga. Seperti diskusi-diskusi sebelumnya, acara terdiri dari dua sesi, yakni penyampaian materi dan tanya jawab.

Pembicara mengawali pembahasan dengan mengungkap latar belakang munculnya metodologi berpikir Integratif-Interkonektif, yaitu kegelisahan beliau akan belum jelasnya kompetensi siswa SD/MI hingga perguruan tinggi, bahkan pondok pesantren sekalipun. Menurut beliau, pengalaman hidup manusia dari dulu hingga sekarang serba dikotomik, sehingga sangat berpengaruh pada pola pikir. Oleh karena itu, mengubah pola pikir parsial/dikotomik menuju tauhidik/non-dikotomik perlu dan penting untuk dilakukan.

Selanjutnya, pembicara menyampaikan bahwa basis utama dari metodologi ini adalah berpikir (thinking) dan berzikir (remembering) Allah Swt. Kemudian, beliau menampilkan kerangka awal metodologi berpikir ini beserta perkembangannya. Dalam hal ini, beliau menegaskan bahwa “Saat mengkaji sebuah pemikiran, mulailah dari dasar”. Selain itu, beliau juga menyampaikan elaborasinya mengenai sumber ilmu, model dialektika Hegel, dan objek kajian ilmiah yang mengantarkan beliau mendapatkan hak kekayaan intelektual (HKI) dari Kemenkumham. Pembahasan pun berlanjut hingga ranah implikasi dan implementasi.

Pada sesi terakhir, Dr. Dailatus Syamsiyah, S. Ag., M. Ag yang memandu diskusi mempersilakan mahasiswa untuk bertanya sebagai ajang untuk bertukar pikiran. Diskusi yang turut dihadiri oleh Kaprodi MPBA Dr. Muhammad Jafar Shodiq, S. Pd. I., M.S.I dan diramaikan oleh 27 mahasiswa ini berlangsung dengan tertib, argumentatif, dan penuh dengan nilai-nilai keteladanan. Semoga melalui kegiatan ini Magister PBA dapat mencetak calon pendidik bahasa Arab yang tidak hanya agamis, tetapi juga menguasai sains dan teknologi yang tercermin dari karya ilmiah (tesis, artikel, buku, dsb), karya desain, ataupun karya keterampilan yang mereka miliki.