Magister Pendidikan Bahasa Arab dan Manejemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Resmi Menarik Mahasiswa Field Study dari UNU Yogyakarta

Magister Pendidikan bahasa Arab dan Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Sunan Kalijaga Resmi Menarik Mahasiswa Field Study dari UNU Yogyakarta

Yogyakarta, 8 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan prosesi penarikan mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang telah menyelesaikan kegiatan field study di Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Acara penarikan berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 13.00 WIB melalui Zoom Meeting, dengan suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Muhammad Rofiqi, S.S., M.Hum, dosen Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Yogyakarta, yang memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalani field study. Beliau menekankan bahwa kehadiran mahasiswa UIN Sunan Kalijaga telah memberikan warna baru dalam dinamika akademik UNU Yogyakarta, serta menjadi bukti nyata pentingnya kerja sama antar perguruan tinggi dalam membangun kualitas pendidikan Islam.

Mahasiswa yang ditarik kembali dalam kegiatan ini adalah:Nafissatul Jamila (NIM 24204022026),Aniqah Laili Abidah (NIM 24204022027),Mutia Oktavianti (NIM 24204092015),Syariful Huda (NIM 24204092013)

Selama pelaksanaan field study, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan akademik, diskusi ilmiah, serta observasi kelembagaan di UNU Yogyakarta. Pengalaman ini diharapkan memperkaya wawasan mereka dalam bidang pendidikan bahasa Arab dan manajemen pendidikan Islam, sekaligus menumbuhkan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia akademik dan profesional.

Dalam sambutannya, Sekretaris Prodi Magister PBA FITK UIN Sunan Kalijaga, Dr. Nasiruddin, M.S.I., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas izin, bimbingan, serta kerja sama yang diberikan oleh pihak UNU Yogyakarta. Beliau menegaskan bahwa kegiatan field study ini bukan hanya sekadar agenda akademik, melainkan juga bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan, membuka peluang kolaborasi penelitian, serta memperkuat jaringan akademik antar universitas Islam di Indonesia.“Kami berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama di UNU Yogyakarta dapat menjadi bekal berharga dalam pengembangan kompetensi mereka. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan melahirkan program-program akademik yang lebih inovatif di masa depan,” ujar Dr. Nasiruddin.

Penarikan mahasiswa ini menandai berakhirnya rangkaian field study dengan penuh keberhasilan. Prosesi ini menjadi simbol komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam memberikan pengalaman belajar yang holistik, mengintegrasikan teori dengan praktik, serta memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan tinggi Islam.

Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi pengembangan pendidikan Islam yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan relevan dengan tantangan zaman